Apakah Pelatihan Dan Pengembangan SDM Sama?

Pelatihan dan pengembangan SDM merpakan hal yang penting di dalam perusahaan. Dua hal ini merupakan indikator keberhasilan manajemen SDM yang baik. Sebab pelatihan dan pengembangan ini berorientasi pada kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan. Oleh sebab itu hubungannya dengan manajemen SDM cukup erat.

Jika Anda bertanya Apakah pelatihan dan pengembangan SDM sama? Maka jawabannya tidak. Pelatihan dan pengembangan SDM berbeda meskipun orang kerap menyebutnya menjadi satu kesatuan kalimat. Lalu apa perbedaan dari kedua hal tersebut.

Perbedaan pelatihan dan pengembangan SDM yaitu terletak pada tujuan, sasaram, orientasi dan efeknya terhadap karir. Banyak orang menyampaikan dan menjelaskan pelatihan dan pengembangan SDM adalah hal yang sama dan memiliki konsep yang sama. padahal sebenarnya dua hal ini sangatlah berbeda. Agar lebih memaham dua konsep ini, maka ada baiknya perhatikan terlebih dahulu pengertian pelatihan dan pengembangan untuk dapat memahami lebih dalam.

Pengertian Pelatihan Dan Pengembangan

Pelatihan merupakan proses melakukan kegiatan untuk memperkaya kemampuan dan keterampilan. Proses pelatihan dilakukan dalam jangka pendek dengan rangkaian prosedur yang sistematis dan terorganisasi. Untuk mencapai kemampuan dan keterampilan karyawan yang diharapkan, pelatihan diberikan dengan berbagai metode seperti seminar, lokakarya, pelatihan berbasis computer dan lain-lain.

Sementara pengembangan adalah proses peningkatan pengetahuan dan pemahaman yang berorientasi pada jangka panjang. Kegiatan pengembangan tidak berhubungan dengan pekerjaan, namun berorientasi pada pertumbuhan personal maupun organisasi.

Sedangkan sumber daya manusia adalah semua yang berkaitan dengan manusia seperti staff, bawahan, pegawai tetap, pegawai tidak tetap, atasan dan semua manusia yang tergabung dalam organisasi perusahaan. SDM juga disebut sebagai semua elemen yang berperan dan menyumbangkan kontribusi berdasarkan tugas dan pekerjaan masing-masing demi mencapai tujuan bersama.

Jadi secara singkat dapat diartikan untuk mencapai kemampuan terbaik sumber daya manusia  dilakukan pelatihan terlebih dahulu baru kemudian dilakukan pengembangan.  Lebih lanjut mengenai perbedaan kedua hal ini akan dibahas melalui beberapa aspek berikut.

Perbedaan Pelatihan Dan Pengembangan SDM Dari Berbagai Aspek

Secara sederhana pelatihan dan pengembangan SDM dapat dijelaskan dari berbagai aspek. Aspek-aspek tersebut mulai dari tujuan, sasaran, orientasi hingga efeknya terhadap karir. Semua hal tersebut dibahas pada poin-poin berikut.

Aspek Tujuan

Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan karyawan bagi kepentingan jabatan saat ini. Sementara pengembangan ditujukan untuk meningkatkan kemampuan karyawan untuk kepentingan jabatan yang akan datang.

Aspek Sasaran

Dalam sudut pandang aspek sasaran, pelatihan bertujuan meningkatkan kinerja jangka pendek. Sedangkan pada pengembangan sumber daya manusia mengarah pada sasaran jangka panjang.

Aspek Orientasi

Pada pelatihan SDM pelatihan diberikan hanya berorientasi pada kebutuhan jabatan sekarang. Pada pengembangan SDM berorientasi pada kebutuhan perubahan baik terencana maupun tidak terencana.

Efek Terhadap Karir

Melalui pelatihan SDM efeknya terhadap karir memiliki keterkaitan yang relative rendah. Sementara pada pengembangan SDM keterkaitan terhadap karir relative tinggi.

Meskipun memiliki makna dan pemahaman yang berbeda, namun kedua hal ini memiliki tujuan yang sama yaitu meningkatkan kemampuan dan keterampilan karyawan dan produktifitas perusahaan.

Baik pelatihan maupun pengembangan SDM merupakan upaya terencana dari organisasi untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta kemampuan anggotanya. Harapannya, dengan diadakan pelatihan karyawan dapat meningkatkan kemampuan pada pekerjaannya. Lalu kemudian diberikan pengembangan agar dapat lebih meningkatkan kemampuan yang labih baik di masa mendatang.

Tahap-tahap Dalam Pelatihan Dan Pengembangan SDM

Dalam mengadakan pelatihan dan pengembangan harus dilakukan dengan rencana yang matang. Salah dalam mengadakan pelatihan maka dapat merugikan perusahaan. Pasalnya jika pelatihan dan pengembangan yang dilakukan tidak tepat sasaran maka akan menyia-nyiakan biaya yang telah dikeluarkan untuk kebutuhan pelatihan dan pengembangan itu sendiri. Oleh sebab itu beberapa tahap-tahap berikut sebaiknya dilakukan sebelum mengadakan pelatihan.

1. Tentukan Kebutuhan

Sebelum mengadakan pelatihan dan pengembangan teliti terlebih dahulu kebutuhan pelatihan yang seperti apa yang dibutuhkan perusahaan. Tahap ini bertujuan untuk mengumpulkan data dan informasi sebanyak mungkin apakah perlu tidak diadakan pelatihan.

2. Desain Program

Setelah menentukan kebutuhan pelatihan hal  yang harus dilakukan selanjutnya yaitu mendesain program. Penetapan metode pelatihan ditentukan pada poin ini. Desain program pelatihan dengan sebaik mungkin agar metode yang digunakan bisa tepat sasaran.

3. Evaluasi

Setelah menentukan kebutuhan dan mendasain program, kemudian melakukan pelatihan maka langkah terakhir yaitu evaluasi. Tahap ini bertujuan untuk menguji dan menyimpulkan apakah pelatihan yang dilakukan telah efektif dalam mencapai taget-target dan tujuan yang telah ditentukan.

Pada dasarnya baik pelatihan maupun pengembangan SDM bermanfaat untuk meningkatkan jenjang karir karyawan lebih tinggi. Dengan bekal pelatihan yang diberikan dan kemudian dikembangkan menjadi lebih baik lagi seorang karyawan dituntun menuju karir yang lebih cemerlang di masa mendatang.

Dengan demikian pelatihan dan pengembangan SDM juga merupakan suatu proses merubah sumber daya manusia dalam organisasi untuk menjadi lebih baik.

 

Leave a Comment