Di era industri 4.0 persaingan di dunia usaha dan industri semakin kompetitif. Untuk menghadapi persaingingan seperti sekarang perusahaan dituntut untuk memiliki karyawan yang handal, memiliki motivasi kerja dan memiliki kompetensi yang tinggi agar dapat bersaing. Karena karyawan merupakan aset utama dan ujung tombak didalam kesuksesan sebuah perusahaan. Karyawan merupakan salah satu sumber daya manusia dalam organisasi, sebagai pemilik pengetahuan dan ketrampilan yang disumbangkan terhadap organisasi, memiliki peran yang sangat penting dalam mencapai tujuan organisasi.
Untuk dapat bersaing dengan perusahaan kompetitor karyawan didalam perusahan diharuskan memiliki kompetensi yang unggul. Kompetensi adalah karakteristik dasar individu seperti kemampuan, ketrampilan, dan perilaku (know-how, skill, dan attitude) yang berguna untuk dapat melaksanakan dan menyelesaikan sebuah pekerjaan atau tanggung jawab secara efektif, efisien, produktif dan berkualitas.
Untuk meningkatkan kompetensi karyawan di pengaruhi oleh Keyakinan dan nilai-nilai, Ketrampilan, Pengalaman, Karakteristik kepribadian, Isu emosional, Kemampuan intelektual, Budaya organisasi dan motivasi. Motivasi kerja adalah sebagai pendorong bagi seseorang untuk melakukan pekerjaannya dengan lebih baik, juga merupakan faktor yang membuat perbedaan antara sukses dan gagalnya dalam banyak hal dan merupakan tenaga emosional yang sangat penting untuk sesuatu pekerjaan baru. Menurut Saydam dalam Kadarisman (2013: 291) tujuan pemberian motivasi kerja kepada karyawan adalah untuk:
a) mengubah perilaku karyawan sesuai dengan keinginan perusahaan;
b) meningkatkan gairah prestasi kerja;
c) meningkatkan disiplin kerja;
d) meningkatkan prestasi kerja;
e) meningkatkan rasa tanggung jawab;
f) meningkatkan produktivitas dan efisiensi; dan
g) menumbuhkan loyalitas karyawan pada perusahaan.
Dengan demikian menunjukan bahwa kompetensi seorang karyawan dalam melaksanakan tugas perusahaan dipengaruhi oleh motivasi kerja. Motivasi kerja bisa berasal dari faktor intrinsik maupun ekstrinsik.
Faktor intrinsik berupa tanggung jawab terhadap pekerjaan, kemajuan dalam berkerja, pengakuan dan capaian terhadap prestasi kerja. sedangkan faktor ekstrinsik berupa kebijakan perusahaan yang ada, derajat kewajarah penyeliaan, gaji, hubungan antarpribadi serta kondisi lingkungan kerja yang ada.

Salah satu aktivitas yang dapat meningkatkan motivasi kerja karyawan dalam perusahaan adalah membuat secara khusus event Training Motivasi Keerja itu sendiri. Dan disini PT INSPIERA SINERGI INDONESIA selaku salah satu provider training terkemuka di Indonesia telah banyak dan berpengalaman dalam membantu perusahaan / instansi dalam membantu mengadakan event Training Mootivasi Kerja bagi perusahaan / instansi / organisasi. Hubungi 0823-3236-0252 Untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai layananan dari PT. Inspiera Sinergi Indonesia.