Etos kerja merupakan sikap yang muncul atas kesadaran dari dalam diri sendiri yang didasari nilai budaya kerja. Etos berkaitan dengan sikap, watak, karakter, keppribadian serta keyakinan terhadap nilai yang tertanam dalam diri seseorang. Sikap tersebut dipengaruhi oleh kebiasaan, lingkungan dan budaya yang sudah diyakini.
Etos juga berhubungan dengan etika dan akhlak atau nilai-nilai yang berhubungan dengan baik dan buruk. Sehingga dapat disimpilkan bahwa dalam etos mengandung hal-hal baik yang menjadi pondasi untuk bersikap dan bertindak dengan baik. Dari penjabaran tersebut kita tahu bahwa etos kerja sangat penting untuk mencapai kesuksesan.
Pentingnya etos kerja memang tidak dapat disepelekan. Apalagi etos kerja bagi perusahaan. Namun apakah etos kerja hanya sebatas pada pengertian di atas? Bagaimana menerapkan etos kerja yang baik? Bagaimana mendapatkan pemahaman mengenai etos kerja untuk bisa diterapkan dalam dunia kerja?
Semua pertanyaan tersebut secara sederhana dapat dijawab melalui training motivasi kerja. Karyawan yang mengikuti training motivasi kerja akan mendapatkan output berupa pemahaman mengenai etos kerja yang benar. Beberapa etos kerja yang akan didapatkan diantaranya:
1. Pemahaman Mengenai Kerja Sebagai Panggilan
Bagaimana bisa kerja dpat dipandang sebagai panggilan? Panggila seperti apa yang dimaksud? Apakah Anda bertanya-tanya demikian? Berikut ulasannya.
Panggilan disini yang dimaksud yaitu penggilan secara umum dan khusus. Konsep panggilan secara umum dapat didefinisikan bahwa semua orang tanpa terkecuali terpanggil untuk melakukan kebenaran dan kebaikan dari semua yang dilakukan. Secara sederhana dapat dijelaskan bahwa semua yang kita kerjakan harus memenuhi tuntutan kebaikan.
Sementara pemahaman kerja sebagai panggilan secara khusus contohnya tidak semua orang bisa menjadi hakim, tidak semua orang bisa menjadi pengusaha dan berbagai profesi lainnya. Semua orang terlahir dengan takdir dan jalan hidup masing-masing. Semua orang juga diberikan kesempatan untuk menjalankan profesinya sesuai dengan takdirnya.
Disinilah makna panggilan tersebut. Bahwa apapun profesi Anda sekarang merupakan panggilan khusus yang diberikan kepada Anda untuk menjalankannya dengan baik.
2. Pemahaman Mengenai Kerja Sebagai Ibadah
Dalam Islam pemahaman mengenai ibadah sangat luas. Bahkan dalam Islam juga diyakini bahwa manusia diciptakan untuk beribadah. Jadi semua hal yang dilakukan selama hidup harus berorientasi pada ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Konsep ini juga berlaku pada pekerjaan. Kerja sebagai ibadah tentu saja harus dilakukan dengan segala upaya kebaikan. Kesadaran ini akan membuat kita bekerja sebaik-baiknya. Bahkan tujuannya bukan lagi memuaskan manusia namun sebagai pengabdian terhadap Tuhan.
Karyawan yang memiliki pemahaman baik megenai konsep kerja sebagai ibadah ini akan bekerja untuk tujuan Ilahi. Secara sederhana konsep ini memberikan pemahaman bahwa melalui pekerjaan kehendak Tuhan bisa kita wujudkan. Melalui pekerjaan yang dilakukan dengan kebaikan akan mengantarkan kita pada tujuan ibadah kepada Tuhan.
3. Pemahaman Kerja Sebagai Pelayanan
Pemahaman kerja sebagai pelayanan sangat dibutuhkan bagi seorang pelayan seperti guru ataupun perawat. Namun sebenarnya pemahaman ini berlaku untuk semua profesi. Mengapa? Sebab semua profesi sesungguhnya adalah untuk melayani.
Coba pikirkan, presiden melayani rakyat, banker melayani nasabah, pedangang melayani pembeli, dokter melayani orang sakit, polisi melayani dan mengayomi masyarakat, dan berbagai profesi lainnya.
Perlu diperhatikan pula bahwa melayani adalah pekerjaan yang mulia. Melayani bukan hanya sekedar memberikan pelayanan yang dibutuhkan konsumen saja. Melainkan melayani dapat diartikan sebagai meringankan beban orang lain.
Tentu saja hal ini diajarkan oleh semua agama. Membantu dan meringankan beban atau kesulitan orang lain merupakan sikap mulia manusia. Dengan demikian pekerjaan dapat dijadikan sebagai media untuk menjadi manusia yang mulia.
Pemahaman mengenai etos kerja di atas memang sangat bermanfaat bagi karyawan. Pasalnya dengan memiliki pemahaman dan dapat mengimplementasikannya dalam lingkungan kerja merupakan investasi besar yang dimliki perusahaan untuk mengembangkan perusahaannya.
Penjelasan mengenai etos kerja di atas hanya sekilas dari konsep etos kerja yang lebih dalam. Penjelasan secara mendalam tidak dapat diberikan secara singkat dan sederhana seperti membaca artikel ini. Diperlukan berbagai pendekatan agar pemahaman mengenai etos kerja dapat diterima dean baik. Oleh sebab itu diperlukan training yang dilakukan secara khusus dengan berbagai pendekatan yang berorientasi pada diterimanya pemahaman mengenai etos kerja. Berikan training sekarang juga kepada karyawan untuk memulai satu langkah kemajuan perusahaan Anda.