Catatan Untuk Suksesnya Team Building

Ada beberapa catatan yang perlu diingat agar Team Building yang dilakukan berjalan sukses / tidak mengalami kegagalan. Berikut hal-hal tersebut :

1. Memiliki tujuan yang jelas
Teambuilding bukanlah program formalitas. Seandainya hanya dengan camping di suatu tempat atau travelling dimana itu bisa punya pengaruh baik buat tim. Bahkan, bisa sampai membangun spirit kelompok. Maka Team Building tidak perlu sampai dilakukan. Jadi, kalau memang tidak perlu teambuilding, sebenarnya outing pun bisa bermanfaat untuk membangun keakraban. Itulah sebabnya, pastikan kalau menyelenggarakan teambuilding, harus dengan tujuan dan training need analysis yang jelas.

2. Perlu follow up
Jangan harap semua selesai setelah acara team building. Harus ada lanjutannya. Tugas ini bukan hanya milik penyelenggara, tapi yang paling penting pihak organisasi dan manajemen perlu lakukan follow up dari hasil teambuilding yang dilakukan. Beberapa perusahaan training, telah melakukan Program Follow Up. Hal ini membantu content retention dari hasil training yang telah diikuti.

3. Kaitkan dengan situasi
Janganlah hanya bermain. Tanpa ada refleksi mendalam, segala permainan hanya akan jadi pengalaman tanpa makna. Bruce Lee, maestro martial art mengatakan, “Bukan pengalaman yang penting, tapi bagaimana kita memaknainya”. Jadi ingatlah, bukan permainan atau game yang terpenting. Tapi, apa yang bisa dimaknain dan dibawa pulang. Lantas, dikaitkan dengan pekerjaan atau kegiatan sehari-hari.

4. Support dan Keterlibatan Manajemen itu Penting
Banyak teambuilding yang terjadi tanpa support dari manajemen. Akibatnya, manajemen hanya datang, duduk, lihat tanpa terlibat. Sebenarnya, justru teambuilding yang bagus, adalah melibatkan semua pihak. Malahan, disinilah team betul-betul terlihat. Kekompakan justru dibangun. Sangat baik apabila sampai seorang owner ikut teambuilding dan makan nasi bungkus bersama di lapangan, itu menjadi pengalaman tak terlupakan bagi para peserta. Akan ada kesan yang amat sangat mendalam. Hal sederhana, tapi berdampak luar biasa bagi tim.

5. Apresiasi Yang Baik, Bukan Memperbesar Kesalahan
Dalam teambuilding, akan ada banyak kesalahan dan kekacauan yang bisa terjadi. Individu-individu, akan membuat kesalahan yang mungkin berdampak pada tim. Kalau sudah begitu, kadang mereka disalahkan dan dipojokkan. Begitu juga, akan ada pahlawan atau anggota tim yang ternyata melakukan hal spektakuler. Dalam teambuilding, justru yang diharapkan adalah melakukan reinforcement (penguatan) pada hal-hal yang baik. Karena itulah, apreasiasi sangat dibutuhkan. Tentu saja, kesalahan-kesalahan bisa ditunjukkan disini, tapi bukan untuk memperbesar rasa bersalah, tetapi pada pembelajarannya. Tapi jangan lupa, anggota tim yang berkarya dengan luar biasa, perlu diapresiasi dengan harapan apa yang terjadi di lapangan, akan lebih banyak dikontribusikan di tempat kerja.

Team-Building-Training-0823-3236-0252
Team-Building-Training-0823-3236-0252

Ingatlah, team building dilakukan supaya banyak hal yang bisa di’kupas’, di’pelajari’ bersama-sama dan akhirnya, bisa diterapkan di tempat kerja. Team building dikatakan berhasil, jika ada banyak pembelajaran dan pemaknaan yang bisa dibawa pulang ke tempat kerja nyatanya!
PT INSPIERA SINERGI INDONESIA sebagi selaku salah satu provider training terkemuka di Indonesia telah banyak dan berpengalaman dalam membantu perusahaan / instansi dalam membantu mengadakan event Team Building Training bagi perusahaan / instansi / organisasi. Hubungi 0823-3236-0252 Untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai layananan dari PT. Inspiera Sinergi Indonesia.



Upgrade SDM, Lejitkan Bisnis!

Jangan biarkan tim Anda jalan di tempat. Ikuti pelatihan SDM kami dan bawa bisnis ke level berikutnya!

Call : 085.110.434343

Tinggalkan komentar