Sebagai warga negara yang baik, sudah sewajarnya untuk memahami pentingnya bela negara. Pemahaman mengenai pentingnya bela negara akan menumbuhkan rasa nasionalisme bagi bangsa. Untuk mendapatkan pemahaman ini, bisa dilakukan melalui diklat bela negara. Hal ini sangat diperlukan bagi semua warga negara Indonesia.
Melalui pemahaman bela negara seorang warga negara pasti akan bertindak dan berperilaku sesuai aturan hukun yang telah ditetapkan. Bagi generasi muda negara, diklat bela negara sangat dibutuhkan. Sebab sebagai masa depan generasi bangsa, para pelajar maupun mahasiswa harus memiliki kesadaran untuk membela dan mempertahankan tanah air. Sehingga segala ancaman-ancaman yang mungkin terjadi dari luar dapat diantisipasi dengan baik.
Untuk mendapatkan kesadaran akan pentingnya bela negara dapat dilakukan melalui pelatihan atau diklat bela negara. Di Bali, pelajar dan mahasiswa juga telah diberikan program pelatihan bela negara. Pelatihan ini ditujukan untuk membentuk pribadi yang mulia, berkepribadian baik, disiplin, berakhlak, terampil serta memiliki semangat dan kesadaran untuk bela negara.
Dengan demikian, bela negara merupakan upaya berupa perilaku dan sikap warga negara untuk menjiwai akan kecintaannya kepada tanah air Indonesia.
Pentingnya Pendidikan Dan Latihan Bela Negara
Sebagai manusia yang memiliki kewarganegaraan, pendidikan dan latihan bela negara memang dibutuhkan. Disamping sebagai kewajiban sebagai warga negara, juga merupakan bentuk penghormatan terhadap negara. Para peserta yang mengikuti pendidikan dan latihan bela negara akan diberikan arahan mengenai tanggung jawab dan rela berkorban dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.
Oleh sebab itu, melalui pendidikan dan latihan bela negara ini diharapkan para peserta untuk mewujudkan generasi muda yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan. Dengan satu-satunya tujuan yang ingin dicapai yaitu tetap menegakkan persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia.
Pendidikan dan latihan bela negara merupakan solusi jangka panjang dalam menjaga keutuhan, keamanan dan nasionalisme bangsa. Sebab dalam sebuah negara pasti membutuhkan aspek ekonomi, budaya, keamanan dan pertahanan yang fundamental. Dengan demikian solusi yang diperlukan yaitu pendidikan kewarganegaraan melalui pendidikan dan latihan bela negara.
Lalu seberapa pentingnya pendidikan bela negara bagi bangsa? Hal ini tentu saja snagat penting, karena telah diatur secara legal. Secara hukum, pendidikan dan latihan bela negara ini merujuk pada pasal 30 UUD 1945. Dimana pada intinya bela negara ini telah berada dalam konstitusi negara yang snagat kuat. Sehingga pelaksanaannya pun sangat didukung. Kedua, sebagai perisai bagi ancaman yang berasal dari luar. Dengan masyarakat yang memiliki bekal sikap dan nilai-nilai bela negara yang baik maka keutuhan negara tetap terjaga.
Apa Saja Materi Kegiatan Diklat Bela Negara
Dalam diklat bela negara, pemahaman yang diberikan bukan dalam bentuk latihan kemiliteran. Namun peserta akan diberikan pemahaman melalui materi-materi yang diberikan. Pemberian materi dilakukan secara indoor maupun outdoor.
Indoor
Mekanisme penyampaian materi secara indoor dilakukan oleh seorang trainer kepada pesertanya di dalam ruangan. Materi yang diberikan berupa teori seperti kedisiplinan, wawasan kebangsaan dan kepemimpinan.
1. Kedisiplinan
Disiplin merupakan sikap utama yang harus dimiliki semua warga negara. Sikap disiplin biasanya dierminkan oleh rasa taat, patuh, yang didukung kesadaran untuk menjalankan tugas dan kewajiban untuk mencapai tujuan.
Sikap disiplin dibentuk melalui kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan sehari-hari secara konsisten. Kedisiplinan juga dapat dibentuk melalui koridor-koridor seperti disiplin dalam menggunakan waktu, beribadah, dan disiplin dalam menjalankan tugas atau pekerjaan.
Jika memiliki sifat disiplin yang tumbuh dalam diri maka banyak manfaat yang dapat diambil. Diantaranya yaitu menumbuhkan kepekaan dan kepedulian. Seseorang yang terbiasa hidup disiplin akan memiliki perasaan halus serta memiliki integritas dan tanggung jawab yang tinggi. Disamping itu, sikap disiplin juga dapat mengantarkan orang pada keteraturan dan ketenangan. Sikap disiplin yang dimiliki sesorang membuatnya terbiasa untuk bertindak danberperilaku sesuai dengan aturan. Dengan demikian kedisiplinan mampu membawa seseorang untuk menjalani pola hidup yang teratur. Sehingga ketenangan akan tercipta.
Sikap disiplin dapat diterapkan di mana saja dan kapan saja. Seperti halnya di rumah, di jalan raya, di sekolah hingga di lingkungan masyarakat.
2. Wawasan Kebangsaan
Pada dasarnya wawasan kebangsaan bisa diterapkan melalui dua hal yaiu UUD 1945 dan Pancasila. Jika seseorang telah mampu memahami dna menerapkan dua hal tersebut dalam kehidupan sehari-hari maka dapat dikatan orang tersebut telah menjadi warga negara yang baik.
Dalam wawasan kebangsaan, peserta akan diberikan pemahaman mengenai pengamalan nilai-nilai persatuan dan kesatuan Republik Indonesia. Pengamalan nilai-nilai tersebut yang paling utama adalah mempertahankan persatuan dan kesatuan. Salah satu pepatah yang terkenal dalam memahami persatuan dan kesatuan yaitu :bersatu kita teguh bercerai kita runtuh”. Pemahaman mengenai pepatah ini sangat penting agar bangsa dapat bersatu meskipun memiliki berbagai keragaman budaya dan daerah.
Melalui materi yang diberikan pada wawasan kebangsaan, peserta juga diberikan pandangan untuk meningkatkan semangat kekeluargaan, gotong royong serta musyawarah. Melalui pandangan yang diberikan tersebut maka akan tercipta semangat Bhinneka Tunggal Ika, mengembangkan semangat kekeluargaan, sehingga dapat memperkuat system pertahanan dan keamanan. Dengan begitu semua elemen negara dapat merasa terlindungi.
Oleh karena itu, tujuan dari pemberian materi wawasan kebangsaan ini agar untuk menumbuhkan rasa senasib sepenanggungan. Serta dapat memiiki rasa solidaritas yang tinggi anatar sesama bangsa. Jika warga negara memiliki perasaan ini maka akan meningkatkan rasa saling menghormati dan menghargai diantara sesama.
3. Kepemimpinan
Kepemimpinan erat kaitannya dengan pemimpin atau kepala. Seperti yang kita tahu bahwa pemimpin merupakan seseorang yang mengatur suatu kelompok untuk mempengaruhi anggotanya untuk mencapai tujuan. Dalam prosesnya, pemimpin memberikan pengaruh serta contoh kepada anggotanya.
Dalam menjalankan sebuah organisasi, seorang pemimpin harus mampu menggunakan strategi atau cara-cara untuk mengatur anggotanya. Dengan demikian, kepemimpinan adalah sikap yang dimiliki seseorang untuk memberikan pengaruh kepada anggotanya agar mencapai tujuan yang diinginkan.
Pada materi ini peserta akan diberikan materi dan arahan tentang bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik. seorang pemimpin yang baik adalah yang mampu memberikan motivasi kepada anggotanya. Sebuah organisasi yang memiliki pemimpin yang dapat menjadi panutan tentu akan disenangi oleh anggotanya.
Menjadi seorang pemimpin juga harus dapat berkomunikasi dengan baik dengan orang lain maupun bawahannya. Melalui komunikasi yang baik ini akan tercipta suatu kesinambungan yang baik. sehingga organisasi pun akan berjalan dengan baik untuk mencapai tujuan bersama.
Outdoor
Pada penyampaian materi yang dilakukan secara outdoor, biasanya diaplikasikan melalui outbound. Dalam hal ini outbound yang dipilih berdasarkan kebutuhan dalam koridor bela negara. Beberapa jenis outbound yang dapat dijadikan sebagai simulasi sikap bela negara peserta diantaranya paintball dan air soft gun.
1. Paintball
Dalam pemberian materi melalui diklat bela negara, peserta diajak untuk memainkan permainan paintball. Jenis permainan ini sangat cocok dijadikan sebagai simulasi bela negara. Mengapa?

Sebab konsep permainan ini adalah perang melawan musuh. Mekanisme permainan ini mengutamakan gotong royong, musyawarah, dan saling melindungi antar sesama anggota dalam kelompok. Di dalam satu kelompok terdapat pemimpin yang mengatur strategi agar timnya menang. Pengaturan strategi dilakukan dengan diskusi atau musyawarah kepada anggotanya agar mencapai kemenangan. Di dalam kelompok, semua anggota juga harus melindungi anggota yang lain. Melalui pertahanan dan strategi yang digunakan semua elemen kelompok berusaha untuk memenangkan kelompoknya.
2. Air Soft Gun
Sama seperti paintball, air soft gun juga jenis perminan war adventure yang memanfaatkan strategi bersama kelompok. Permainan ini sebagai simulasi perang, sehingga dilengkapi layaknya peralatan militer sungguhan. dalam permainan ini dibutuhkan koordinasi dan strategi yang tepat.disinilah kemampuan seorang pemimpin dipraktekan.
Bagi seorang pemimpin harus mampu mebuat keputusan yang tepat bagi timnya. Bahkan dalam waktu yang sempit dan keadaan yang mendesak, pemimpin harus dapat mengambil keputusan yang tepat. Permainan ini sangat tepat untuk meningkatkan kualitas pikiran para pemainnya.
Simulasi ini juga akan merangsang pemain untuk menjaga kesatuan dan persatuan kelompoknya. Sesama anggota harus saling melindungi terhadap ancaman musuh. Bahkan dalam diklat bela negara pun permainan ini sangat cocok dijadikan materi praktek untuk meningkatkan rasa nasionalisme peserta. Melalui simulasi yang dilakukan dengan outbound ini sangat penting dalam melatih kerjasama tim, meningkatkan nilai-nilai kepemimpinan, kepatuhan, semangat pantang menyerah serta kemampuan memanajemen starategi.
Siapa Saja Yang Wajib Mengikuti Diklat Bela Negara?
Berdasarkan Undang Undang Dasar Tahun 1945 Pasal 27 ayat (3) menyatakan bahwa “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”. Begitu pula bunyi pada Pasal 30 ayat (1) yang menyatakan bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara”.
Lebih dari itu, dasar hukum ini juga diperkuat dengan bunyi Undang Undang Nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara, pada Pasal 9 ayat (1) yang berbunyi“Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara yang diwujudkan dalam penyelenggaraan pertahanan negara”.
Kemudian pada ayat (2) dinyatakan, keikutsertaan warga negara dalam upaya bela negara, sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), diselenggarakan melalui: pendidikan kewarganegaraan; pelatihan dasar kemiliteran secara wajib; pengabdian sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia secara sukarela atau secara wajib; dan pengabdian sesuai dengan profesi.
Dengan demikian, semua orang yang merasa berkebangsaan Indonesia berhak dan wajib dalam upaya membela negara.
Secara tidak langsung bela negara telah diajarkan sejak saat masih kecil, bahkan masih PAUD sekalipun. Pendidikan bela negara ketika kecil mulai ditanamkan seperti mengenal bahasa daerah maupun bahasa nasional, menghormati dan menghargai bendera merah putih dengan melakukan upacara setiap hari senin, menghargai pemeluk agama lain, mengenal nilai-nilai Pancasila serta mencintai produk dalam negri.
Semua pendidikan tersebut tanpa kita sadari sudah melekat sejak pertama kali duduk di bangku sekolah. Oleh sebab itu, ketika sudah dewasa sudah sewajarnya bagi kita untuk mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pendidikan dan pelatihan bela negara lanjutan dapat dilakukan melalui diklat maupun training. Umumnya ini dilakukan bagi mahasiswa yang ketika pertama kali masuk dunia perkuliahan. Pembekalan ini dilakukan saat masa orientasi siswa, guna menciptakan sarjana-sarjana yang cinta tanah air. Diklat bela negara yang dilakukan mahasiswa diberikan secara mendalam. Pada umumnya materi yang diberikan yaitu empat pilar kebangsaan, perkembangan strategis regional, nasional hingga global. Serta diberikan wawasan mengenai ancaman terhadap NKRI.
Apakah Diklat Bela Negara Juga Wajib Bagi Karyawan?
Siapa bilang diklat bela negara tidak penting bagi karyawan? Selama Anda merasa menjadi warga negara Indonesia, maka diklat bela negara juga wajib bagi Anda. Mengapa? Karena karyawan yang memiliki nasionalisme yang tinggi maka telah tertanam dalam dirinya nilai-nilai yang positif. Misalnya, disiplin, tanggungjawab, saling menghormati, memiliki semangat juang yang tinggi dan yang terpenting memiliki loyalitas yang tinggi.
Justru diklat bela negara ini banyak dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar. Karena mereka memahami pentingnya nasionalisme bagi karyawannya.
Sebagai contoh, pegawai Bank Mandiri yang melakukan diklat bela negara. Pada November 2017 lalu para pegawai Bank Mandiri melakukan diklat kader bela negara di Bogor. Diklat ini dilakukan guna membekali peserta diklat dengan pengetahuan, sikap, perilaku dan keterampilan sebagai warga negara yang memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Sehingga diharapkan mampu memberikan etos kerja dan produktivitas kerja yang tinggi. Dengan begitu dapat diandalkan untuk kemajuan perekonomian Indonesia.
Dalam prosesnya peserta dididik dan dilatih untuk dapat mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kegiatan sehari-hari. Terutama yaitu dalam bekerja. Dimana dalam pelaksanaannya pegawai harus melaksanakan tugas ataupun pekerjaan dengan keikhlasan dan ketulusan.
Disamping itu, diklat yang diberikan ini juga sebagai wadah pengabdian pegawai kepada negara. Bentuk pengabdian ini juga dapat diaplikasikan pegawai dengan melakukan yang terbaik terhadap pekerjaan sesuai profesinya.
Diklat Bela Negara Bersama PT. Inspiera Sinergi Indonesia
Dalam rangka mewujudkan tindakan bela negara, PT. Inspiera Sinergi Indonesia menyediakan pelatihan serta pemberian materi diklat kepada siapa saja yang membutuhkannya. Biasanya diklat diberikan kepada pelajar maupun mahasiswa.

Kami memberikan materi diklat melalui trainer kami, baik pemberian materi secara indoor maupun outdoor. Pemberian pemahaman terkait wawasan kebangsaan dan mengenai bela negara diberikan secara tatap muka. Tak hanya itu, peserta diklat juga akan diberikan simulasi melalui permainan yang kami tawarkan yaitu berupa outbound.
Semua pihak bisa mendapatkan diklat bela negara, baik civitas, perusahaan swasta, hingga instansi pemerintah. Apalagi pada instansi pemerintah, biasanya diklat diberikan kepada seluruh jajaran, mulai dari bawahan hingga atasan.
Pada umumnya, materi diklat yang diberikan merujuk pada kedisiplinan. Melalui diklat ini trainer akan memberikan wawasan dan arahan mengenai menumbuhkan sikap disiplin dan bagaimana mengimplementasikannya. Oleh karena itu agar peserta lebih memahami tentang materi yang diberikan, kami mengajak para peserta untuk mempraktekannya secara langsung melalui outbound yang kami berikan. Jadi tidak hanya materi berupa teri-teori yang akan di dapatkan melainkan praktek secara langsung yang dilakukan. Cara ini terbukti bekerja lebih efektif.
PT. Inspiera Sinergi Indonesia telah dipercaya ratusan klien baik instansi pemerintah, komunitas, perusahaan hingga civitas akademi untuk memberikan berbagai pelatihan. Perusahaan-perusahaan besar sangat menyadari pentingnya memberikan pelatihan terhadap karyawan mereka. Mereka percaya bahwa kemajuan suatu perusahaan terletak pada sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karena itu nilai-nilai positif perlu ditanamkan pada karyawannya agar dapat menjadi sumber daya manusia yang unggul.
Trainer-trainer yang kami miliki selalu bersedia memberikan materi pelatihan serta motivasi bagi semua pihak yang membutuhkan. Kami juga telah bekerjasama dengan berbagai perusahaan untuk memberikan pelatihan secara rutin.
Lalu apa yang mereka dapatkan? Tentu saja mereka mendapatkan progress yang baik pada perusahaannya. Dan ini telah mereka buktikan sendiri. Kini saatnya bagi perusahaan Anda untuk mencapai progress yang lebih unggul. Jangan sampai perusahaan Anda tertinggal jauh oleh kompetitor. Mulai sekarang beri perhatian kepada karyawan Anda dengan memberikan pelatihan yang menyenangkan dan terbukti efektif bersama kami. Lakukan sekarang juga dengan menghubungi 081.230.231.150.