Sebelum membahas lebih jauh mengenai prinsip pelatihan, perhatikan penjelasan mengenai prinsip pada pembahasan berikut.
Prinsip merupakan pernyataan fundamental atau merupakan kebenaran umum yang dijadikan sebagai pedoman berpikir atau bertindak. Layaknya kompas prinsip merupakan navigator seseorang atau kelompok dalam menjalani suatu hal. Dengan adanya prinsip semua hal yang dilakukan akan lebih jelas dan terarah.
Secara sederhana prinsip dapat diartikan sebagai asas kebenaran yang menjadi landasan berpikir, bertindak, melakukan sesuatu, dan memutuskan suatu hal. Kedudukan prinsip dalam melakukan suatu hal memang sangat penting. Begitu juga pada pelatihan, yang memiliki prinsip sebagai indikator pencapaian keberhasilan suatu pelatihan. Oleh sebab itu dalam hal ini memahami prinsip sangat penting, sehingga kita tahu apa esensi dari pelatihan itu sendiri.
Dengan memahami prinsip pelatihan maka kita tahu untuk apa pelatihan tersebut dilakukan dan apa yang akan didapatkan dari pelatihan tersebut. Sehingga ketika mengikuti pelatihan akan lebih terarah dan semua materi yang diberikan dapat terserap dengan baik.
Untuk memahami esensi pelatihan maka diperlukan pemahaman mengenai prinsip-prinsip pelatihan itu sendiri. Agar pelatihan yang diberikan sesuai dengan yang diharapkan maka sebuah pelatihan harus mencakup prinsip-prinsip sebagai berikut:
Motivasi
Motivasi merupakan prinsip utama yang harus ada dalam pelatihan. Sebagai manusia yang memiliki tujuan dan cita-cita tentu harus memiliki motivasi yang tertanam dalam diri. Kuatnya motivasi akan mempengaruhi ketercapaian sebuah tujuan. Semakin kuat motivasi maka semakin berpeluang pula untuk mencapai apa yang menjadi tujuannya. Maka tak heran jika dalam pelatihan selalu dibuat diupayakan untuk merangsang peserta pelatihan untuk termotivasi dalam semua aspek kehidupan.
Metode Pelatihan
Salah satu prinsip yang tidak bisa dipisahkan dengan pelatihan yaitu metode pelatihan. Metode pelatihan yang diberikan harus bisa disesuaikan dengan jenis pelatihan yang akan diadakan. Metode pelatihan sangat berpengaruh terhadap efektifitas materi yang akan diterima. Salah menggunakan metode maka materi tidak dapat tersampaikan dengan baik. Perhatikan dan putuskan dengan bijak metode pelatihan yang seperti apa yang akan digunakan.
Memahami Perbedaan Individu
Kunci utama dalam memahami poin ini adalah, bahwa semua orang memiliki kepribadian, watak, sikap, sifat dan tingkah laku yang berbeda. Bagi siapa pun dan dimana pun berada yang memungkinkan berhubungan dengan orang lain harus memahami prinsip ini. Prinsip inilah yang akan didapatkan dari pelatihan sebab ini merupakan prinsip dalam pelatihan itu sendiri. Dengan memahami prinsip ini maka individu dapat secara efektif menyesuaikan dirinya dengan lingkungan. Pemahaman mengenai prinsip perbedaan individu juga merupakan esensi dari pelatihan. Sehingga dalam setiap pelatihan pemahaman mengenai perbedaan individu selalu disampaikan.
Praktek
Sebanyak apapun pengetahuan yang didapatkan oleh peserta pelatihan jika tidak dipraktekan maka tidak akan ada hasilnya. Selalu upayakan peserta dapat mempraktekan apa yang telah dipelajari. Sehingga dengan memberikan pelatihan dan kemudian dipraktekan maka karyawan benar-benar dapat memahami dan mengimplikasikannya pada dunia kerja yang nyata. Dalam pelatihan, prinsip ini diterapkan dengan pemberian materi praktek sebagai simulasi secara lagsung. Dalam hal ini biasanya diberikan simulasi melalui outbound sebagai media untuk mempraktekannya.
Sesuai Kebutuhan
Sebuah pelatihan harus dilakukan sesuai dengan apa yang dibutuhkan karyawan. Oleh sebab itu sebelum pelatihan harus ada tahp-tahap perencanaan yang harus dilalui. Selain itu, pelatihan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan akan mengurangi biaya yang dikeluarkan. Dengan begitu tidak akan terjadi pemborosan dan pelatihan dapat berjalan dengan efektif.
Mendapatkan pelatihan yang efektif juga harus disesuaikan dengan trainer yang tepat. memiih trainer yang berpengalaman adalah solusinya. Dengan menggunakan trainer berpengalaman maka penyampaian materi akan lebih tepat sasaran. Artinya biaya yang dikeluarkan untuk kebutuhan pelatihan sesuai dengan yang didapatkan dari pelatihan.
Secara umum prinsip pelatihan dapat dikatakan efektif jika pelaksanaannya memiliki sasaran yang jelas. Dimana sasaran tersebut dapat dilihat melalui indikator perilaku yang dapat diamati dan terdapat perubahan nyata yang terjadi.
Misalnya pada pelatihan motivasi yang diberikan dapat berimplikasi pada diri karyawan untuk lebih percaya diri sehingga mereka mampu bekerja lebih rajin lagi.
Begitu juga pada karyawan yang sebelumya menutup diri setelah mengikuti training kemudian memiliki rasa percaya diri dan dapat berinteraksi dengan baik dengan karyawan lainnya. Dengan demikian peluang untuk meningkatkan produktivitas kerjanya akan meningkat.
Untuk menciptakan perubahan yang positif tersebut sebagai karyawan yang menjadi peserta pelatihan juga hendaknya memaksimalkan dalam menerima materi yang diberikan ketika pelatihan. Sebagai karyawan yang ikut serta dalam training sebenarnya itu merupakan bentuk perhatian perusahaan terhadap karyawannya. Ini sama halnya dean perusahaan memberikan peluang bagi Anda untuk mengembangkan potensi diri lebih baik lagi.
Training yang diberikan perusahaan kepada karyawannya juga merupakan wujud apresiasi terhadap kinerja karyawan yang telah berkontribusi memajukan perusahaan. Oleh sebab itu untuk mencapai tujuan bersama, karyawan dan perusahaan harus bersinergi dengan baik.